Simbur Cahaya & Ratu Sinuhun: Menggali Akar Feminisme Nusantara

0
Dokumentasi manuskrip asli Simbur Cahaya di Museum Balaputradewa Palembang bukti nyata warisan hukum adat yang mengangkat derajat perempuan sejak abad ke-17. (Dok poros jakarta)

Di balik mural dan narasi sejarah, tersimpan jejak perempuan Palembang yang berdaulat dan visioner. Kitab Oendang-oendang Simbur Cahaya karya Ratu Sinuhun bukan sekadar nama, tapi simbol akar feminisme lokal yang belum dieksplorasi lebih lanjut—dan kini mulai menggema kembali yang dipicu lewat gagasan Organisasi Srikandi TP Sriwijaya mengusung Ratu Sinuhun menajdi Pahlawan Nasional Perempuan asal Sumatera Selatan.

Untuk mengenal lebih jauh tentang warisan pemikiran dan peran Ratu Sinuhun dalam sejarah perempuan Nusantara, anda bisa baca artikelnya di sini:

https://www.porosjakarta.com/metro/066351542/simbur-cahaya-dan-ratu-sinuhun-akar-feminisme-nusantara-yang-terlupakan-kini-kembali-menggema#google_vignette

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *