Duli Tuanku Ratu Sinuhun

Karya: Anto Narasoma

Duli, ratuku !

Aku seperti sosok paling memancar di antara cahaya kekaguman
yang begitu kuat dalam catatan oendang-oendang simboer tjahaya

Lihatlah,
Aura negeri ini
Begitu membara bagi intelektualmu yang mengatur tradisi rakyatmu, ratu

Sebab,
Kesetaraan jender dan aktivitas pikiran yang kau sematkan dalam catatan, bertanggung jawab melukiskan sejarah

Ratu sinuhun,
Tiap langkah dan catatan hari-harimu dalam sejarah, melahirkan 58 pasal strafwetten yang berkelana bagi adat penghukuman.

Dari 32 pasal dalam benakmu yang berkelindan dalam kreativitas sastra, tiap diksi membangun adat marga yang berdekapan dengan peradaban

Begitu besar jagat pikiranmu, ratu. sebab kesetaraan dan kearifan gender yang kau tabuh lewat tambur tradisi, memberi catatan bagi kesetaraan laki-laki perempuan

Duli, ratu sinuhun !

Dua tangan yang tabik
Ke daun-daun kembang bougenville, menyerap segala kreativitas yang menghapus babak-belurnya wajah perempuan

Maka,kesetaraan itulah mencuci rona parasmu
yang kutulis lewat seratus puisi dalam kalimat panjang oendang-oendang simboer tjahaja

O, Ratu Sinuhun
Ke mana catatan struktur adat istiadat yang membesarkan ekonomi rakyat sesaat setelah ditindas pajak di negeri konoha?

Palembang
17 September 2025

Siapa Ratu Sinuhun?

Identitas Singkat Ratu Sinuhun

  • Diperkirakan lahir akhir abad ke-16, dan wafat tahun 1642–1643 M
  • Merupakan istri dari Raja di Kerajaan Palembang Raja Pangeran Sido ing Kenayan (1636-1642) dan salah seorang saudara dari Pangeran Muhammad Ali Seda ing Pasarean, Penguasa Palembang (1642- 1643M).
  • Ayahnya bernama Maulana Fadlallah, yang lebih dikenal dengan nama Pangeran Manconegara Caribon.
  • Pangeran Manconegara merupakan cikal bakal lahirnya Dinasti Cirebon di Kesultanan Palembang. Sebagaimana diketahui Kesultanan Palembang Darussalam didirikan oleh Sultan Abdurrahman (Ki Mas Hindi) bin Pangeran Muhammad Ali Seda ing Pasarean bin Pangeran Manconegara Caribon.

Ibunya bernama Nyai Gede Pembayun, yang merupakan putri dari Ki Gede ing Suro Mudo, Penguasa Palembang (1555–1589M)

Foto Makam Ratu Sinuhun - Palembang.
Makamnya berada di kawasan Makam Sabo Kingking, Kota Palembang, yang kini menjadi situs wisata religi dan edukasi sejarah oleh Pemkot Palembang


Foto Museum SMB II
Museum SMB II Palembang Museum Sultan Mahmud Badaruddin II memajang lukisan ilustrasi Ratu Sinuhun sebagai daya tarik sejarah lokal