Ratu Sinuhun, Cahaya Perempuan dari Bumi Sriwijaya
Karya: Evi Noparida
Dibalik tirai sutra istana,
Hidup permaisuri berjiwa Cahaya,
Tatapnya menembus batas zaman,
Menyaksikan Perempuan-perempuan tenggelam dalam gengsi adat,
Ia bersumpah mematahkan belenggu itu,
Seperti fajar memecah kabut dini hari.
Air matanya menjadi tinta tinta yang menjelma,
Menjadi Kitab Simbur Cahaya,
Kitab yang menyalakan hak menegakkan keadilan,
Mengangkat martabat Perempuan,
Hingga berdiri setara di hadapan dunia…
Langkahnya Bagai embun yang mengidupi bumi,
Namun seteguh batu karang menahan ombak,
Ia menyulam persatuan di setiap hela nafas Sejarah,
Menjadikan hukum sebagai anyaman kasih,
Benteng bagi yang tak berdaya….
Bagi RATU SINUHUN,
Hukum adalah sabda Nurani,
Perisai bagi yang rapuh,
Jalan pulang bagi suara yang terusir,
Jembatan menuju kemuliaan,
Bagi setiap Perempuan yang bermimpi merdeka…
Wahai RATU SINUHUN,
Namamu adalah Cahaya yang tak pernah padam,
Kilat yang membelah langit Sejarah,
Denyut yang menjaga nadi bangsa.
Engkau bukan sekedar isteri raja,
Engkau ibu hukum,
Penjaga martabat Sriwijaya, selamanya…
Bekasi, 14 Agustus 2025




